Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2014

Sosiologi Pengarang Sutan Takdir Alisjahbana

Riyon Fidwar *
harianhaluan.com 29 Juli 2012

Sebuah karya sastra diciptakan oleh sastrawan untuk dinik­mati, dipahami dan diman­faatkan oleh masyarakat. Satrawan itu sendiri adalah anggota masyarakat, ia tergo­long oleh status sosial terten­tu. Sastra itu sendiri adalah sebuah karya sastra yang dihasilkan oleh manusia (sastrawan) yang bernilai estetikan, dan memiliki me­dium, yaitu bahasa. Menurut Rene Wellek ada tiga pengu­lasan tentang sastra (sosiologi sastra), yaitu: sosiologi penga­rang, sosiologi karya, sosiologi pembaca.

Sastra dan Dunia Kehidupan(nya)

Ka’bati *
harianhaluan.com 1 Juli 2012

Satu pagi di Jumat (22/6) saya duduk-duduk makan angin di teras belakang Ko­munitas Intro di Paya­kum­buh, bersama Penyair Iyut Fitra dan Novelis Gus tf Sakai. Ini sungguh sebuah momen yang indah dan jarang terjadi, duduk santai di tengah kelapangan ruang dan waktu bersama dua orang sastra­wan kenamaan membuat pikiran mengalir.

Teori Sastra dan Rasisme

Donny Syofyan *
harianhaluan.com 24 Juni 2012

Sejak tahun 1970-an, ras dianggap sebagai konsep sosial, budaya dan politik yang sebagian besar didasarkan pada penampilan luar yang dangkal dan semu. Gagasan tentang ras ditanggapi secara emosional sehingga diskusi-diskusi objektif tentang signi­fikansi ras dalam kaitannya dengan isu-isu sosial menjadi sulit. Setidaknya, ada tiga teori sastra penting dalam upayanya mendefinisikan kembali istilah ‘ras’. Tulisan ini mencoba untuk mende­finisikan konsep terkini ten­tang ras di antara kebudayaan warga kulit hitam Amerika (African-American) dan gaga­san-gagasan ras lainnya yang telah terbentuk sepanjang konfigurasi teori-teori post­modernisme, feminisme dan postkolonialisme.

Puisi dan Penjajahan Estetika

Fadlillah Malin Sutan *
harianhaluan.com 22 April 2012

Perbincangan tentang sajak agaknya lebih kepada individu puisi, karena ada jebakan untuk menyamakan sajak dengan puisi, yang pada hakekatnya tidak sama, se­bagaimana kata Pradopo (1984:2) puisi itu merupakan jenis sastra yang melingkupi sajak, sedangkan sajak adalah individu puisi, dalam istilah bahasa Inggrisnya puisi adalah poetry dan sajak adalah poem. Memang sebelum ada istilah puisi, istilah sajak untuk menyebut juga jenis sastranya (puisi) ataupun individu sas­tra­nya (sajak). Namun dalam perkembangan yang terjadi banyak juga disamakan orang.

Malam Apresiasi Seni Tanahmerah Ponorogo

Tanggal: 31 Mei 2014 Pukul: 19.30 Wib -Selesai Tempat: TanahmeraH ArtSpace Jalan Anggrek Nologaten (kulon dalan anyar), Ponorogo

Sastra-Indonesia.com