Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2013

Sajak-Sajak Aziz Abdul Gofar

Sisa Malam di Brotonegaran

tiga tahun lalu kau menawarkan hangatnya rindu
yang mampu menelusup ke dalam jeruji waktu
sebelum kita mendirikan tugu-tugu itu
dan di pucuknya kita gantungkan bendera ungu
sementara kalimat demi kalimat tak ada yang
memberi tanda-tanda kedatangan
kita cuma menerka dalam diri
memendam dendam perjumpaan
selalu tertunda

Catatan-catatan Tagore tentang Bali

Sugi Lanus
Bali Post, 08 Sep 2013

Rabindranath dan Suniti mencatat beberapa hal yang ditemukan dalam perjalanan ke Bali ini. Rabindranath menyajikan catatan tersebut dalam bentuk surat-surat yang ditulisnya dalam perjalanan tersebut; sementara Suniti mencatat layaknya peneliti dan menyajikannya dalam bentuk paper. Dalam surat Tagore terungkap bagaimana para raja dan pendeta Bali yang ditemui menjadi lebih sadar akan jalinan budaya Bali dengan tanah India, dan mereka yang ditemui sangat antusias serta ingin memperbaharui hubungan budaya Bali dengan India.

Mastera: Menyoal Cerpen

F. Moses
Lampung Post, 4 Agu 2013

PROGRAM Penulisan Majelis Sastera Asia Tenggara (Mastera): Cerpen Tahun 2013 sudah diberlangsungkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemendikbud, pada 24?30 Juni di Bandung.

Program itu diikuti oleh 20 peserta, mereka adalah Elida Nurhabibah (Sumatera Selatan), Mardiana K. (Jambi), Sartika Sari (Sumatera Utara), Yulizar Fadli (Lampung), Nana Sastrawan (Banten), Encep Abdullah (Banten), Suantoko (Jawa Timur), M. Thobroni (Kalimantan Timur), dan Fadriah Syuaib (Maluku Utara) mewakili Indonesia, bersama peserta dari Singapura;

Dari Perjalanan Bedah Kidung Jaran Dawuk sampai Kitab Para Malaikat

Tosa Poetra *
http://sastra-indonesia.com

(Sesungguhnya ini catatan yang lama, boleh dikata setengah kadaluarsa, sudah lewat setengah tahun, tapi baru kali ini aku dapat mengedit sedikit dan mencoba mempublikasikan, semoga akan ada manfaatnya)

Wal asri, demi masa aku memulai, sungguh pun harus merugi janganlah setelah mati. Dengan menyeru yang membirukan samudera, dengan segala keterbatasan aku bercerita. Semoga ada manfaatnya. Iqro, demikian dalam alquran dikatakan, entah surat apa ayat berapa aku tidak mengerti, tersebab sejak kecil jauh dari belajar mengaji.

PUstakapuJAngga.com

Sastra-Indonesia.com